EkGn3bzkEOnO8svJ1U1GHev0ol54Bn2aSk4DCqofDv8 Being A True Muslim's BLOG: Khidmat atau Melayani Suami

Sabtu, 31 Maret 2012

Khidmat atau Melayani Suami

Rasulullah saw. telah memberikan perhatian yang tinggi agar setiap istri berkhidmat kepada suaminya, seperti nasihat beliau kepada putrinya, Fatimah ra., beliau bersabda:

"Wahai Fatimah, wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti menetapkan pada setiap biji tepung itu, kebaikan, menghapus kejelekannya dan meningkatkan derajatnya".

Wahai Fatimah, yang utama dari seluruh keutamaan yang disebutkan di atas adalah keridhaan suami atas istrinya. Andaikan suamimu tidak meridhaimu, maka aku tidak akan mendo'akanmu. ketahuilah wahai Fatimah bahwa kemurkaan suami adalah kemurkaan Allah Ta'ala.

Wahai Fatimah, tidaklah wanita yang berkhidmat melayani suaminya sehari semalam dengan rasa suka dan penuh keikhlasan serta niat yang benar, melainkan Allah mengampuni dosa-dosanya dan memakaikan kepadanya pada hari Kiamat dengan pakaian yang hijau gemerlap, dan menetapkan baginya setiap rambut di tubuhnya seribu kebaikan, dan Allah memberinya seratus pahala ibadah haji dan umrah.

Wahai Fatimah, tidaklah wanita yang tersenyum kepada suaminya, melainkan Allah akan memandangnya dengan pandangan kasih sayang.

Wahai Fatimah, tidaklah wanita yang membentangkan tempat idur untuk suaminya dengan senang hati, melainan malaikat pemanggil dari langit akan menyerunya untuk menghadapi amalanya dana Allah mengampuni dosanya yang lalu dan akan datang.

Wahai Fatimah, tidaklah seorang wanita yang meminyaki rambut serta janggut suaminya, dan mencukur kumisnya, dan memtong kukunya, melainkan Allah memberikan  arak yang masih tertutup, murni dan belum terbuka dari sungai-sungai dalam surga Allah. Allah akan mempermudah sakaratul mautnya, kuburnya akan ditemui sebagai taman-taman surga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari neraka dan dapat melewati shirat."

Ibnu Mas'ud raberkata, Nabi saw. bersabda : "Apabila seorang perempuan mencucikan pakaian suaminya, maka Allah mencatat baginya seribu kebaikan dan mengampuni kesalahannya bahkan sesuatu yang disinari oleh matahari memintakan ampuan baginya, serta Allah mengangkat 1000 derajat baginya."


Ali ra. berkata: "Jihad seorang wanita adalah mengurus suaminya dengan baik."

Dalam Al Mustadrak dinukilkan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Tugas seorang wanita dalah membukakan pintu da menyambut suaminya." Sabdanya yang lain : "Seorang istri bertugas menyediakan sebuah baskom dan handuk untuk membasuh tangan suaminya".

 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar